Eintracht Frankfurt masih terus mencari solusi untuk posisi penjaga gawang. Situasi tersebut membuat bursa transfer klub Bundesliga itu semakin menarik, terutama setelah rencana mendatangkan Noah Atubolu dari SC Freiburg belum menemukan titik temu.

Atubolu memang menjadi salah satu kandidat utama yang diinginkan Frankfurt. Namun, tingginya harga yang diminta Freiburg membuat transfer tersebut tidak mudah diwujudkan. Menurut laporan kicker yang dikutip GOAL, Freiburg meminta setidaknya 15 juta euro untuk melepas kiper berusia 24 tahun tersebut. Angka itu dinilai terlalu tinggi bagi Frankfurt.

Karena itulah, Eintracht Frankfurt mulai mempertimbangkan sejumlah alternatif lain. Klub tersebut bahkan disebut mulai melirik situasi para penjaga gawang di beberapa klub besar Eropa.

Posisi kiper memang menjadi salah satu masalah utama Frankfurt menjelang dimulainya Bundesliga musim 2026/2027. Setelah Kevin Trapp meninggalkan klub, Frankfurt belum menemukan sosok yang benar-benar meyakinkan untuk menjadi penjaga gawang nomor satu.

Kaua Santos dan Michael Zetterer sebelumnya menjadi dua pilihan yang tersedia. Namun, performa keduanya belum mampu memberikan rasa aman yang dibutuhkan pelatih Adi Hütter.

Kondisi tersebut semakin jelas setelah Frankfurt mengalami kekalahan telak 0-7 dari Brentford dalam pertandingan uji coba. Hasil memalukan itu membuat persoalan di posisi penjaga gawang semakin menjadi perhatian.

Hütter kemudian disebut tidak ingin memulai musim dengan Santos atau Zetterer sebagai pilihan utama. Frankfurt pun mulai bergerak mencari kiper baru.

Nama Atubolu kemudian muncul sebagai target utama.

Penjaga gawang Freiburg tersebut dianggap memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan Frankfurt. Ia sudah menjadi pilihan utama Freiburg dalam beberapa musim terakhir dan memiliki pengalaman cukup banyak di Bundesliga.

Atubolu juga masih berusia 24 tahun sehingga dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menarik.

Namun, harga menjadi persoalan.

Freiburg tidak ingin melepasnya dengan harga murah. Permintaan minimal 15 juta euro membuat Frankfurt harus berpikir ulang.

Bagi sebuah klub yang memiliki ambisi besar tetapi tetap harus menjaga keseimbangan finansial, mengeluarkan lebih dari 15 juta euro untuk seorang penjaga gawang bukan keputusan sederhana.

Karena itu, sempat muncul sebuah skenario transfer yang cukup unik.

Atubolu dapat terlebih dahulu memperpanjang kontraknya bersama Freiburg. Setelah itu, ia dipinjamkan ke Frankfurt dengan kewajiban pembelian permanen pada akhir masa peminjaman.

Model seperti ini memungkinkan Frankfurt membagi beban pembayaran sekaligus tetap mendapatkan kiper yang mereka inginkan.

Namun, sampai sekarang belum ada kepastian bahwa skenario tersebut akan terwujud.

Di tengah ketidakpastian itu, Frankfurt mulai melihat opsi lain.

Mereka disebut mengamati sejumlah penjaga gawang dari klub-klub top Eropa. Nama klub seperti Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Napoli ikut dikaitkan dengan pencarian alternatif tersebut.

Artinya, Frankfurt tidak ingin hanya bergantung pada satu nama.

Jika kesepakatan dengan Freiburg mengenai Atubolu tidak bisa dicapai, klub harus memiliki rencana cadangan.

Situasi ini juga berkaitan dengan masa depan Michael Zetterer.

Kiper tersebut dikabarkan semakin dekat dengan kepindahan ke Leeds United. Jika transfer itu benar-benar terealisasi, Frankfurt akan semakin membutuhkan penjaga gawang baru.

Kepindahan Zetterer sekaligus dapat membuka jalan bagi Frankfurt untuk mempercepat proses perekrutan Atubolu.

Namun, selama belum ada kesepakatan dengan Freiburg, Frankfurt harus tetap mempersiapkan alternatif.

Salah satu alasan Frankfurt begitu serius mencari kiper baru adalah target mereka untuk bersaing di level tinggi. Klub tidak ingin masalah di posisi penjaga gawang menjadi kelemahan utama sepanjang musim.

Kiper bukan sekadar pemain yang bertugas menghentikan tembakan. Dalam sepak bola modern, penjaga gawang juga harus mampu memainkan bola dari belakang, mengambil keputusan cepat, dan menjadi bagian dari pembangunan serangan.

Karena itu, Frankfurt membutuhkan sosok yang bukan hanya memiliki refleks bagus, tetapi juga mampu memberikan ketenangan kepada lini pertahanan.

Atubolu dianggap memenuhi sejumlah kriteria tersebut.

Ia sudah mendapatkan pengalaman sebagai kiper utama Freiburg dan memiliki kesempatan bermain dalam pertandingan-pertandingan besar.

Namun, Frankfurt harus mempertimbangkan apakah investasi sebesar 15 juta euro atau lebih benar-benar layak dilakukan.

Jika klub merasa harga tersebut terlalu tinggi, alternatif dari klub-klub besar Eropa bisa menjadi jalan keluar.

Menariknya, Atubolu sendiri sebenarnya sudah cukup lama dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Freiburg.

Ia sebelumnya berharap bisa mendapatkan kesempatan pindah ke Premier League. Namun, rencana tersebut belum terwujud.

Ketidakpastian masa depannya kemudian semakin besar setelah Freiburg mendatangkan Mio Backhaus dari Werder Bremen sebagai calon penerusnya.

Atubolu akhirnya berada dalam posisi yang cukup sulit.

Ia masih terikat dengan Freiburg, tetapi masa depannya di klub tersebut tampaknya sudah tidak sejelas sebelumnya.

Sementara itu, Frankfurt muncul sebagai salah satu tujuan paling realistis.

Pelatih Freiburg Julian Schuster juga mengakui bahwa kepindahan ke Frankfurt merupakan kemungkinan yang masuk akal bagi Atubolu. Bagi sang kiper, pindah ke Frankfurt bisa menjadi kesempatan untuk tetap menjadi pemain utama di Bundesliga sekaligus melanjutkan perkembangan kariernya.

Namun, persoalan transfer tetap bergantung pada negosiasi antara kedua klub.

Freiburg memiliki posisi tawar yang cukup kuat karena mereka tidak berada dalam kondisi terpaksa untuk menjual Atubolu dengan harga murah.

Frankfurt juga tidak ingin membayar terlalu mahal.

Di sinilah negosiasi menjadi rumit.

Sementara pembicaraan berlangsung, Frankfurt harus mempersiapkan musim baru.

Mereka akan memulai perjalanan Bundesliga dengan pertandingan melawan Union Berlin pada 29 Agustus. Dengan waktu yang semakin sempit, Frankfurt membutuhkan keputusan cepat terkait posisi penjaga gawang.

Kegagalan menemukan kiper baru sebelum pertandingan pertama tentu bisa menjadi masalah.

Santos masih tersedia, tetapi performanya dalam pramusim belum memberikan keyakinan penuh.

Zetterer juga berpotensi pergi.

Karena itu, Frankfurt tidak boleh terlalu lama menunggu.

Jika transfer Atubolu gagal, mereka harus segera beralih ke target lain.

Di sinilah daftar alternatif dari klub-klub top Eropa menjadi penting.

Frankfurt tampaknya ingin mencari kiper yang bisa langsung bersaing untuk posisi nomor satu, bukan sekadar pemain pelapis.

Klub juga harus mempertimbangkan usia dan potensi sang pemain.

Atubolu menarik karena usianya masih 24 tahun. Namun, jika Frankfurt memilih alternatif lain, mereka mungkin bisa mendapatkan kiper dengan pengalaman lebih besar atau harga yang lebih rendah.

Semua bergantung pada strategi klub.

Yang jelas, situasi penjaga gawang Frankfurt sudah berubah menjadi salah satu drama terbesar mereka pada akhir bursa transfer musim panas.

Awalnya, mereka hanya perlu menentukan siapa yang akan menjadi nomor satu antara Santos dan Zetterer.

Kemudian performa pramusim membuat klub merasa membutuhkan perubahan.

Atubolu muncul sebagai solusi.

Tetapi harga 15 juta euro membuat kesepakatan tersebut tidak mudah.

Kini Frankfurt mulai melihat klub-klub besar Eropa untuk mencari alternatif.

Sementara itu, Atubolu sendiri masih menunggu kepastian masa depannya.

Jika akhirnya bergabung dengan Frankfurt, ia berpotensi menjadi bagian penting dari proyek baru klub tersebut.

Jika tidak, Frankfurt harus bergerak cepat untuk menemukan pengganti.

Situasi ini juga menjadi ujian bagi direktur olahraga Markus Krösche. Ia harus mengambil keputusan yang tepat dalam waktu singkat.

Membayar mahal untuk Atubolu memiliki risiko, tetapi gagal mendapatkan kiper baru juga memiliki risiko yang jauh lebih besar.

Frankfurt tidak ingin mengulangi kesalahan di awal musim.

Kekalahan 0-7 dari Brentford menjadi alarm keras bahwa posisi penjaga gawang harus segera diperbaiki.

Kini, semua mata tertuju pada langkah Frankfurt berikutnya.

Apakah mereka akan menemukan cara untuk mendapatkan Atubolu?

Atau justru salah satu kiper dari klub top Eropa yang akhirnya datang ke Frankfurt?

Jawabannya kemungkinan akan segera diketahui karena jendela transfer musim panas sudah memasuki tahap akhir.

Bagi Atubolu, situasi ini juga menjadi kesempatan penting untuk menentukan arah kariernya.

Ia ingin meninggalkan Freiburg dan mencari tantangan baru. Frankfurt menawarkan kesempatan untuk tetap bermain di Bundesliga sekaligus menjadi penjaga gawang utama.

Tetapi Frankfurt harus terlebih dahulu menyelesaikan persoalan harga.

Jika kedua klub berhasil menemukan formula yang tepat, transfer Atubolu bisa menjadi solusi ideal.

Namun, apabila harga 15 juta euro tetap dianggap terlalu tinggi, Frankfurt sudah menyiapkan jalan lain.

Mereka akan mengarahkan perhatian kepada penjaga gawang dari klub-klub besar Eropa.

Karena itu, saga transfer kiper Frankfurt masih jauh dari selesai.

Satu hal yang sudah jelas, klub tersebut tidak ingin memulai musim baru tanpa sosok nomor satu yang benar-benar mereka percaya.

Atubolu masih menjadi kandidat utama.

Tetapi jika transfernya terlalu mahal, Frankfurt siap mencari alternatif.

Dan dengan waktu yang semakin sedikit, keputusan besar mengenai masa depan posisi penjaga gawang Eintracht Frankfurt harus segera dibuat.